Kamis, 01 Oktober 2020

Kurikulum Pelatihan Kader Posyandu

 

KURIKULUM PELATIHAN KADER

PEMBENTUKAN USAHA KESEHATAN GIGI DI LINGKUNGAN KELUARGA

DESA PAJOMBLANGAN KECAMATAN KEDUNGWUNI

KABUPATEN PEKALONGAN

TAHUN 2020

 

 



 

 

Disusun Oleh  :

Nama               : Faroh Arina Zulfa

NIM                : P1337425217032

        Semester          : VII

 

 

 

 

 

DIPLOMA IV KEPERAWATAN GIGI

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG

2020

 

 

 

 

A.    Latar Belakang

Menurut Undang-undang No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, yang dimaksud kesehatan adalah keadaan sehat baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan eknomis. Kesehatan yang perlu diperhatikan selain kesehatan tubuh secara umum, juga kesehatan gigi dan mulut. Kebanyakan orang menomorduakan kondisi kesehatan gigi dan mulut. Namun perlu diingat bahwa gigi merupakan satu kesatuan dengan anggota tubuh kita yang lain.  Kerusakan pada gigi dapat mempengaruhi kesehatan anggota tubuh lainnya, sehingga akan mengganggu aktivitas sehari-hari (Pratiwi, 2007).

Kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian integral dari kesehatan umum merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan secara komprehensif, dimana yang banyak diderita masyarakat adalah karies gigi dan periodontitis.

Berdasarkan hasil Riskesdas pada tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi nasional terhadap masalah kesehatan gigi dan mulut adalah 57,6%. Selain itu perilaku masyarakat dalam bidang pencegahan karies gigi juga masih rendah, prevalensi nasional menyikat gigi setiap hari adalah 94,7% namun dari jumlah tersebut yang menyikat gigi saat yang tepat hanya 2,8 %.

Berdasarkan data diatas, perilaku dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut masih sangat rendah sehingga diharapkan dapat menjadi gerakan yang dapat diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pembentukan Usaha Kesehatan Gigi Masyarakat (UKGM) di Posyandu untuk membantu upaya peningkatan derajat kesehatan gigi dan mulut yang optimal.

Dari data diatas, serta melihat kondisi Posyandu di Desa Pajomblangan yang saat ini belum ada kegiatan kader untuk kesehatan gigi dan mulut, maka perlu dilakukan intervensi sebagai langkah awal untuk mengatasi masalah kesehatan gigi dan mulut yang terdapat di Desa Pajomblangan Kecamatan Kedungwuni yaitu dengan menyelenggarakan pelatihan kader dalam pembentukan UKGM. Namun, melihat kondisi saat ini sedang pandemi Covid19 maka pelatihan kader dilakukan pada lingkungan keluarga, tidak pada posyandu di Desa Pajomblangan.

Untuk maksud tersebut, perlu disusun buku kurikulum pelatihan kader di lingkungan keluarga sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk menyelenggarakan pelatihan bagi keluarga. Dengan demikian, pelatihan tersebut diharapkan menghasilkan kader di lingkungan keluarga yang handal dalam upaya pengembangan kesehatan di keluarganya.

 

B.     Pendekatan Pelatihan

Pelatihan ini diselenggarakan dengan berdasarkan pendekatan berikut.

1.      Berdasarkan Masalah (Problem Based), yakni proses pelatihan didekatkan pada permasalahan nyata yang ada di lapangan.

2.      Berdasarkan Kompetensi (Competency Based), yakni proses pelatihan selalu berupaya untuk mengembangkan keterampilan berjenjang langkah demi langkah menuju kemampuan paripurna.

3.      Pembelajaran Orang Dewasa (Adult Learning), yakni proses pelatihan yang diselenggarakan dengan pendekatan pembelajaran orang dewasa, yang selama pelatihan peserta berhak untuk:

a)      Didengarkan dan dihargai pengalamannya.

b)      Dipertimbangkan setiap ide dan pendapat, sejauh berada di dalam konteks pelatihan.

c)      Dihargai keberadaannya.

4.      Pembelajaran Dengan Melakukan (Learning by Doing), yang memungkinkan peserta untuk:

a)      Berkesempatan melakukan eksperimentasi dari materi pelatihan dengan menggunakan metode pembelajaran antara lain diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, role play (bermain peran), dan latihan (exercise) baik secara individu maupun kelompok.

b)      Melakukan pengulangan ataupun perbaikan yang dirasa perlu.

 

C.     Peran Dan Kompetensi

Peserta yang telah menyelesaikan Pelatihan Kader di lingkungan keluarga mempunyai peran dan kompetensi sebagai berikut.

1.      Peran

Kader sebagai penyelenggara meningkatkan kesehatan gigi di keluarga.

2.      Kompetensi Peserta latih mempunyai kompetensi:

a)      Memahami tugas-tugas kader dalam penyelenggaraan kesehatan gigi dan mulut di lingkungan keluarga.

b)      Mampu memahami masalah kesehatan gigi dan mulut pada sasaran.

c)      Mampu menggerakkan anggota keluarga

d)     Mampu melakukan penyuluhan.

e)      Mampu melaksanakan rujukan, pencatatan dan pelaporan.

f)       Mampu menyusun rencana tindak lanjut.

 

D.    Tujuan Pelatihan

1.      Tujuan Umum

Setelah selesai pelatihan, peserta mampu menyelenggarakan kegiatan kesehatan gigi dan mulut di lingkungan keluarga.

2.      Tujuan Khusus

Setelah selesai pelatihan, peserta mampu:

a)      Memahami tugas-tugas kader dalam penyelenggaraan kesehatan gigi dan mulut di lingkungan keluarga.

b)      Memahami masalah kesehatan gigi dan mulut pada sasaran.

c)      Menggerakkan anggota keluarga.

d)     Mampu melakukan penyuluhan.

e)      Melaksanakan rujukan, pencatatan dan pelaporan

f)       Menyusun rencana tindak lanjut.

 

E.     Peserta, fasilitator, narasumber, dan penyelenggara

1.      Peserta

a)      Kriteria peserta

Kader yang berasal dari keluarga.

b)      Jumlah peserta

Jumlah peserta pelatihan kader di keluarga antara 2-3 orang  .

2.      Fasilitator

Mahasiswa Jurusan Keperawatan Gigi semester VII

3.      Narasumber

Mahasiswa Jurusan Keperawatan Gigi semester VII

4.      Penyelenggara Pelatihan dapat diselenggarakan oleh

Mahasiswa Jurusan Keperawatan Gigi semester VII

 

 

 

F.      Struktur Program

Untuk mencapai tujuan pembelajaran di atas, materi pelatihan disusun dengan struktur program yang terdiri dari:

1.      Materi Dasar

2.      Materi Inti

3.      Materi Penunjang

No

Materi

 

Waktu (Jpl)

1.

Materi Dasar

 

T

P

PL

Jumlah

 

Pengelolaan UKGM

 

2

0

0

2

2.

Materi Inti

 

 

 

 

 

 

1.

Bagian, bentuk dan fungsi gigi

1

2

0

3

 

2.

Penyakit gigi dan mulut

1

2

0

3

 

3.

Kelompok rawan terhadap penyakit gigi dan mulut

1

2

0

3

 

4.

Menjaga kebersihan gigi dan mulut

1

2

0

3

 

5.

Upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut

2

2

0

4

 

6.

Rujukan, Pencatatan dan pelaporan

1

3

0

4

 

7.

Pemeriksaan sederhana (simulasi KMGS)

1

0

3

4

3.

Materi Penunjang

 

 

 

 

 

 

1.

Lomba Sikat Gigi

0

0

2

2

 

2.

Rencana Tindak Lanjut (RTL)

0

2

0

2

 

Jumlah Total

 

10

15

5

30

Keterangan :

T          : Teori

P          : Penugasan

PL       : Praktik lapang

1 Jpl     : 45 menit

 

G.    Diagram Proses Pembelajaran Dan Metode Pembelajaran

1.     Diagram Proses Pembelajaran





                                                                      



    



                                                                                       


 



                                                                                       


 




                                                                                               

                                                        


                                                        


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


                                


 






                                


 




                                                                                                                          


                                                                                        


                                                                  

 

 

2.      Proses dan Metode Pembelajaran

a)      Proses pembelajaran proses pelatihan dilaksanakan melalui tahapan sebagai berikut.

1)      Dinamisasi dan penggalian harapan peserta serta membangun komitmen belajar di antara peserta.

2)      Persiapan peserta sebagai individu atau kelompok yang mempunyai pengaruh terhadap perubahan perilaku dalam menciptakan iklim yang kondusif dalam melaksanakan tugas.

3)      Penjajakan awal peserta dengan memberikan tes awal (pre-tes).

4)      Review semua materi baik teori maupun praktik untuk memantapkan pengetahuan dan keterampilan peserta.

5)      Evaluasi akhir untuk menilai keberhasilan pencapaian kompetensi peserta.

b)      Metode pembelajaran metode pelatihan ini berdasarkan pada prinsip:

1)      Orientasi kepada peserta meliputi latar belakang, kebutuhan dan harapan yang terkait dengan tugas yang akan dilaksanakan setelah mengikuti pelatihan, memberikan kesempatan belajar dengan melakukan (learning by doing), dan belajar atas pengalaman (learning by experience).

2)      eran serta aktif peserta (active learner participatory) sesuai dengan pendekatan pembelajaran (learning).

3)      Pembinaan iklim yang demokratis dan dinamis untuk terciptanya komunikasi dari dan ke berbagai arah.

4)      Pengalaman praktik kerja lapang untuk membiasakan peserta melaksanakan tugasnya.

Oleh sebab itu, metode yang digunakan selama proses pembelajaran di antaranya

adalah:

1)      Ceramah singkat dan tanya jawab.

2)      Curah pendapat, untuk penjajakan pengetahuan dan pengalaman peserta terkait dengan materi yang akan diberikan.

3)      Penugasan berupa: diskusi kelompok, studi kasus, tugas baca, bermain peran (role play), simulasi, dan praktik lapang.

 

 

 

 

H.    Garis-garis Besar Program Pembelajaran (GBPP)

1.      Materi Dasar

Materi Dasar

 

Pegelolaan UKGM

Waktu

:

2 Jpl (T = 2 Jpl, P= 0 Jpl, PL= 0 Jpl)

Tujuan pembelajaran umum

:

Meningkatkan pengetahuan peserta latihan dalam bidang kesehatan gigi khususnya mengenai UKGM serta dapat memberdayakan diri untuk menjalankan kegiatan tersebut.

Tujuan pembelajaran khusus

:

1. Peserta latihan memahami pengertian UKGM

2. Peserta latihan memahami manfaat UKGM

3. Peserta latihan memahami manajement UKGM

4. Peserta latihan memhami materi yang diberikan serta dapat    memberdayakannya dalam tugasnya dengan baik sebagai seorang kader di lingkungan keluarga.

Pokok bahasan dan sub-pokok bahasan

:

1. Pengertian UKGM

2. Manjement UKGM

3. Apa saja yang akan dilakuakan oleh kader UKGM

Metode

:

Ceramah dan tanya jawab

Media

:

Slide

Alat Bantu

:

Laptop

 

2.      Materi Inti

Materi Inti 1

:

Baagian, bentuk dan fungsi gigi

Waktu

:

3 Jpl (T = 1 Jpl, P = 2 Jpl, PL = 0 Jpl)

Tujuan pembelajaran umum

:

Meningkatkan pengetahuan peserta latihan dalam bidang kesehatan khususnya kesehatan gigi dan mulut serta dapat menyampaikan kepada anggota keluarga lain.

Tujuan pembelajaran khusus

:

1. Peserta latihan memahami bagian bagian gigi

2. Peserta latihan memahami macam bentuk dan fungsi gigi

3.Peserta latihan memahami materi yang diberikan serta dapat menyampaikannya kepada orang lain

Pokok bahasan dan sub-pokok bahasan

:

1. Bagian gigi

2. Bentuk dan fungsi gigi

Metode

:

Curah pendapat, ceramah, tanya jawab, penugasan dan diskusi

Media

:

1. Modul, slide, lembar penugasan/bergambar

Alat bantu

:

Laptop

 

Materi Inti 2

:

Penyakit gigi dan mulut

Waktu

:

3 Jpl (T = 1 Jpl, P = 2 Jpl, PL = 0 Jpl)

Tujuan pembelajaran umum

:

Meningkatkan pengetahuan peserta latihan dalam bidang kesehatan khususnya kesehatan gigi dan mulut serta dapat menyampaikan kepada anggota keluarga lain.

Tujuan pembelajaran khusus

:

1. Peserta latihan memahami pengertian penyakit gigi dan mulut

2. Peserta latihan memahami macam-macam penyakit gigi dan mulut

3. Peserta latihan memahami penyebab penyakit gigi dan mulut

Pokok bahasan dan sub-pokok bahasan

:

1. Pengertian penyakit gigi dan mulut

2. Macam-macam penyakit gigi dan mulut

3. Penyebab penyakit gigi dan mulut.

Metode

:

Curah pendapat, ceramah, tanya jawab, penugasan, diskusi

Media

:

Modul, slide, lembar penugasan/bergambar

Alat Bantu

:

Laptop

 

Materi Inti 3

:

Kelompok rawan terhadap penyakit gigi dan mulut

Waktu

:

3 Jpl (T = 1 Jpl, P = 2 Jpl, PL = 0 Jpl)

Tujuan pembelajaran umum

:

Meningkatkan pengetahuan peserta latihan dalam bidang kesehatan khususnya kesehatan gigi dan mulut serta dapat menyampaikan kepada anggota keluarga lain.

Tujuan pembelajaran khusus

:

1. Peserta latihan memahami pengertian kelompok resiko tinggi terhadap kesehatan gigi dan mulut

2. Peserta latihan memahami kelompok resiko tinggi terhadap kesehatan gigi dan mulut

3. Peserta latihan memahami materi yang diberikan serta dapat menyampaikannya kepada orang lain

Pokok bahasan dan sub-pokok bahasan

:

1. Pengertian kelompok resiko tinggi

2. Orang yang termasuk kelompok resiko tinggi

Metode

:

Curah pendapat, ceramah, tanya jawab, penugasan dan diskusi

Media

:

1. Modul, slide, lembar penugasan/bergambar

Alat Bantu

:

Laptop

 

Materi Inti 4

:

Cara memelihara kebersihan gigi dan mulut

Waktu

:

3 Jpl (T = 1 Jpl, P = 2 Jpl, PL = 0 Jpl)

Tujuan pembelajaran umum

:

Meningkatkan pengetahuan peserta latihan dalam bidang kesehatan khususnya kesehatan gigi dan mulut serta dapat menyampaikan kepada anggota keluarga lain.

Tujuan pembelajaran khusus

:

1. Peserta latihan memahami tentang pengertian dan manfaat menyikat gigi

2. Peserta latihan memahami tentang memilih sikat dan pasta gigi yang dianjurkan

3. Peserta latihan memahami tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar

4. Peserta latihan dapat mendemonstrasikan cara gosok gigi yang benar

5. Peserta latihan memahami cara memelihara kebersihan gigi dan mulut serta dapat menyampaikannya kepada orang lain

Pokok bahasan dan sub-pokok bahasan

:

1. Pengertian dan manfaat menyikat gigi

2. Memilih sikat dan pasta gigi yang dianjurkan

3. Cara menyikat gigi yang baik dan benar

Metode

:

Curah pendapat, ceramah, tanya jawab, penugasan dan diskusi

Media

:

1. Modul, slide, lembar penugasan/bergambar

Alat Bantu

:

Laptop

 

Materi Inti 5

:

Upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut

Waktu

:

4 Jpl (T = 2 Jpl, P = 2 Jpl, PL = 0 Jpl)

Tujuan pembelajaran umum

:

Meningkatkan pengetahuan peserta latihan dalam bidang kesehatan khususnya kesehatan gigi dan mulut serta dapat menyampaikan kepada anggota keluarga lain.

Tujuan pembelajaran khusus

:

1. Peserta latihan memahami tentang makanan yang menyehatkan dan makanan yang dapat merusak gigi

2. Peserta latihan memahami tentang makan makanan yang bergizi dan cukup mengandung zat kapur (kalsium).

3. Peserta latihan memahami tentang waktu kontrol gigi yang dianjurkan.

4. Peserta latihan memahami cara memelihara kesehatan gigi mulut serta dapat menyampaikannya kepada orang lain

Pokok bahasan dan sub-pokok bahasan

:

1. Makanan yang menyehatkan dan makanan yang dapat merusak gigi

2. Makanan yang bergizi dan cukup mengandung zat kapur (kalsium).

3. Waktu kontrol gigi yang dianjurkan

Metode

:

Curah pendapat, ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktik lapangan

Media

:

Modul, slide

Alat Bantu

:

Laptop

 

 

 

Materi Inti 6

:

Rujukan, pencatatan dan pelaporan

Waktu

:

4 Jpl (T = 1 Jpl, P = 3 Jpl, PL = 0 Jpl)

Tujuan pembelajaran umum

:

Meningkatkan pengetahuan peserta latihan dalam bidang kesehatan khususnya kesehatan gigi dan mulut serta dapat menyampaikan kepada anggota keluarga lain.

Tujuan pembelajaran khusus

:

1.Peserta latihan memahami pencatatan, laporan dan membuat rujukan 

2. Peserta latihan memahami materi yang diberikan serta dapat menyampaikannya kepada orang lain

Pokok bahasan dan sub-pokok bahasan

:

1. Rujukan, pencatatan dan pelaporan

2. Peserta memperagakan cara pengisian laporan dan pembuatan rujukan

Metode

:

Curah pendapat, ceramah, tanya jawab, diskusi dan penugasan

Media

:

1. Modul, slide, lembar penugasan

Alat Bantu

:

Laptop

 

Materi Inti 7

:

Cara pemeriksaan sederhana

Waktu

:

4 Jpl (T = 1 Jpl, P = 0 Jpl, PL = 3 Jpl)

Tujuan pembelajaran umum

:

Meningkatkan pengetahuan peserta latihan dalam bidang kesehatan khususnya kesehatan gigi dan mulut serta dapat menyampaikan kepada anggota keluarga lain.

Tujuan pembelajaran khusus

:

1. Peserta latihan memahami tentang cara-cara pemeriksaan sederhana

2. Peserta latihan memahami pengisian KMGS dan KASIH

3. Peserta latihan memahami materi yang diberikan serta dapat menyampaikannya kepada orang lain

Pokok bahasan dan sub-pokok bahasan

:

1. Cara pemeriksaan sederhana

2. Pengisian KMGS dan KASIH

Metode

:

Curah pendapat, ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktik lapangan

Media

:

Modul, slide, lembar KASIH dan KMGS

Alat Bantu

:

Laptop

 

3.      Materi Penunjang

Materi Penunjang 1

:

Lomba sikat gigi bersama

Waktu

:

2 Jpl (T = 0 Jpl, P = 0 Jpl, PL = 2 Jpl)

Tujuan pembelajaran umum

:

Meningkatkan pengetahuan peserta latihan dalam bidang kesehatan khususnya kesehatan gigi dan mulut serta dapat menyampaikan kepada anggota keluarga lain.

Tujuan pembelajaran khusus

:

Peserta latihan memahami cara menyikat  gigi yang baik dan benar

Pokok bahasan dan sub-pokok bahasan

:

Lomba menyikat gigi yang baik dan benar

Metode

:

Curah pendapat, ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktik lapangan

Media

:

Modul, video

Alat Bantu

:

Laptop

 

Materi Penunjang 2

:

Rencana Tindak Lanjut (RTL)

Waktu

:

2 Jpl (T = 0 Jpl, P = 2 Jpl, PL =  Jpl)

Tujuan pembelajaran umum

:

Peserta mampu menyusun rencana tindak lanjut (RTL) berdasarkan karakteristik wilayah kerja tempat bertugas

Tujuan pembelajaran khusus

:

Peserta mampu:

1. Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup RTL

2. Menjelaskan langkah-langkah penyusunan RTL

3. Menyajikan RTL

Pokok bahasan dan sub-pokok bahasan

:

1. Pengertian dan ruang lingkup RTL

2. Langkah-langkah penyusunan RTL

3. Penyajian RTL

Metode

:

Ceramah tanya jawab, Diskusi, dan Penugasan.

Media

:

Lembar penugasan

Alat Bantu

:

Laptop

 

I.       Evaluasi dan Sertivikasi

1.      Evaluasi Evaluasi yang digunakan selama proses pembelajaran terdiri dari evaluasi terhadap:

a)      Peserta.

b)      Pelatih (fasilitator/CI, asisten CI, pembimbing PL).

c)      Penyelenggara.

Evaluasi yang digunakan selama proses pembelajaran terdiri dari evaluasi terhadap:

a)      Peserta, meliputi:

1)      Pri-tes.

2)      Pasca-tes.

b)      Pelatih dan fasilitator/CI meliputi:

1)      Penguasaan materi.

2)      Ketepatan waktu.

3)      Sistematika penyajian.

4)      Penggunaan metode dan alat bantu diklat.

5)      Empati gaya dan sikap kepada peserta.

6)      Pencapaian kompetensi sesuai bidang yang diajarkan.

7)      Kesempatan tanya jawab.

8)      Kemampuan menyajikan.

9)      Kerja sama antara fasilitator.

c)      Penyelenggara, meliputi:

1)      Pengalaman peserta dalam pelatihan.

2)      Rata-rata penggunaan metode pembelajaran.

3)      Tingkat semangat peserta untuk mengikuti program pelatihan.

4)      Tingkat kepuasan peserta terhadap proses pembelajaran.

5)      Kenyamanan ruang pelatihan.

6)      Penyediaan alat bantu pelatihan

7)      Penyediaan dan pelayanan bahan belajar (seperti pengadaan dan bahan diskusi).

8)      Penilaian proses pelatihan baik di kelas, maupun di lapangan.

9)      Laporan akhir.

2.      Sertifikasi

Penentuan angka kredit pelatihan dilaksanakan berdasarkan lamanya waktu pelatihan dalam satuan pembelajaran efektif, dimana peserta yang mengikuti pelatihan selama 30 jam pelajaran akan memperoleh angka kredit sebanyak 1 (satu).

0 komentar:

Posting Komentar